Aku tak pernah meminta dan aku hanya ingin menjalani hidup ini penuh rasa tanggungjawab, namun semua berbeda, tak seperti bayangan semu yang kubayangkan dahulu, ketika aku tak mau melewati waktu tanpa bunda.. takkan pernah terulang masa itu, keindahan yang pernah kualami namun tak pernah kunikmati, karena aku lupa untuk selalu bersyukur.. kini aku tumbuh dewasa, aku harus mau hidup tanpa bunda, melewati kehidupan yang telah digariskan..
Alloh memberi setiap insan satu rasa yang agung, dimana rasa itu awal dari kehidupan baru bersama keluarga baru.. untuk dapat kuambil hikmah dari kehipunan yang fana ini, kehidupan yang entah akan mengantarkanku ke tempat yang paling indah, atau bahkan mengantarkanku ketempat paling menyeramkan..(Nauzubillah)
Selasa, 08 September 2009
Rabu, 02 September 2009
PUPEN
Malam mendekapmu dengan keindahan mimpi-mimpimu…
Bintang-bintang kecil lantun lagu keindahan malam…
Jiwa yang terpendam menanti kehadiran cahaya bulan…
Kini telah menari diatas taman mimpi…
Tersenyum bersama asa yang semakin memudar…
Saat hati ini hancur tak berbekas…
Semakin gelap dan kelam langkah ini…
Tak ada lagi bintang yang mampu membuatku tersenyum…
Tapi kini telah kutemukan cahaya hati dalam jiwamu…
Begitu berarti engkau yang telah mewarnai duniaku…
Kuingin engkau tetap disini… didalam hati ini…
Tak ingin engkau berlalu dari hidupku…
Rasa ini telah menjadi satu dalam ruang hatiku…
Tak mampu kuberbafas dalam kesendirian ini…
Dan jiwa ini telah mengagumi yang ada dalam dirimu…
Sayup-sayup kudengar rasa yang telah lama terpendam dalam jiwa ini…
Tak ingin aku menatap cinta tanpa arti…
Dan tak inin kumelangkah tanpa mentari dalam jiwaku…
Engkaulah peri kecilku yang selalu membuatku tersenyum…
Aku ingin engkau tetap disini… kepakkan sayap mungilmu…
Dan kan selalu kau pancarkan cahaya itu…
Lalui hidup tanpa air mata…
Dan ajari dunia untuk menari bersama seuntai mimpi indah…
Tak satu dapat kupandangi…
Keindahan diri dalam gelapnya hati…
Melangkah penuh ragu…
Keraguan yang kan menghantui lelapku bersama cinta ini…
Dan kan selalu kudengar alunan nada dijiwamu…
Iringi nafasku… menari ikuti nada indahmu…
Bintang-bintang kecil lantun lagu keindahan malam…
Jiwa yang terpendam menanti kehadiran cahaya bulan…
Kini telah menari diatas taman mimpi…
Tersenyum bersama asa yang semakin memudar…
Saat hati ini hancur tak berbekas…
Semakin gelap dan kelam langkah ini…
Tak ada lagi bintang yang mampu membuatku tersenyum…
Tapi kini telah kutemukan cahaya hati dalam jiwamu…
Begitu berarti engkau yang telah mewarnai duniaku…
Kuingin engkau tetap disini… didalam hati ini…
Tak ingin engkau berlalu dari hidupku…
Rasa ini telah menjadi satu dalam ruang hatiku…
Tak mampu kuberbafas dalam kesendirian ini…
Dan jiwa ini telah mengagumi yang ada dalam dirimu…
Sayup-sayup kudengar rasa yang telah lama terpendam dalam jiwa ini…
Tak ingin aku menatap cinta tanpa arti…
Dan tak inin kumelangkah tanpa mentari dalam jiwaku…
Engkaulah peri kecilku yang selalu membuatku tersenyum…
Aku ingin engkau tetap disini… kepakkan sayap mungilmu…
Dan kan selalu kau pancarkan cahaya itu…
Lalui hidup tanpa air mata…
Dan ajari dunia untuk menari bersama seuntai mimpi indah…
Tak satu dapat kupandangi…
Keindahan diri dalam gelapnya hati…
Melangkah penuh ragu…
Keraguan yang kan menghantui lelapku bersama cinta ini…
Dan kan selalu kudengar alunan nada dijiwamu…
Iringi nafasku… menari ikuti nada indahmu…
Langganan:
Postingan (Atom)

